Peningkatan Hasil Belajar Geografi Tentang Perubahan Litosfer Dan Pedosfer Melalui Pembelajaran Improve Siswa Kelas 10-2 SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo
Abstract
Guru ditantang untuk dapat menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, yang memungkinkan siswa dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara optimal sehingga hasil belajar yang memuaskanpun dapat dicapai. Dari data yang diperoleh peneliti diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam bidang Geografi khususnya pada kompetensi dasar tentang Perubahan litosfer dan pedosfer sangat rendah dengan nilai rerata yang dicapai 57,35. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan Model Pembelajaran IMPROVE yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreativitasnya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Hasil belajar Geografi melalui metode Model Pembelajaran IMPROVE pada siswa Kelas 10-2 SMA Negeri 1 Pulung Kabupaten Ponorogo Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015. Peranan Model Pembelajaran IMPROVE dalam meningkatkan hasil belajar Geografi kompetensi dasar tentang Perubahan litosfer dan pedosfer ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 73,28; siklus II 76,03; dan siklus III 80,00. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 67,64%, siklus II meningkat menjadi 82,35%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 97,06% Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran IMPROVE dalam proses pembelajaran dapat meningkatan kemampuan mata pelajaran Geografi pada materi ajar Perubahan litosfer dan pedosfer.
References
Ahmad, Muchlis Amrin. 2005. Cara Belajar Cerdas dan Efektif Bukan Keras dan Melelahkan. Yogyakarta: Garailmu.
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 2007. Model Penilaian Kelas. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Depdiknas. 2007. Panduan Pengelolaan Sekolah. Jakarta: Dirjend Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Djunaidi Ghony. 2004. Penelitian Tindakan Kelas. Malang: UIN Malang Press.
Melvin L. Siberman. 2004. Active Learning. Bandung: Nusamedia.
Miles, M. B., & Hubermen, A. M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Marno & Idris. 2003. Strategi & Metode Pengajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Nurhadi, & Senduk, G., A., 2003. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Suyatno.Diposting di 04.45.00.0.Komentar
Utami Munandar. 2002. Kreativitas & Keterbakatan Strategi Mewujudkan Potensi Kreatif & Bakat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Winfred F. Hill. 2005. Theories of Learning. Bandung: Nusa Media.
WJS. Purwo Darminto. 1984. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
Copyright (c) 2019 JEG

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views : 204




