Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Renang Gaya Dada Melalui Penerapan Model Pembelajaran Langsung Pada Siswa Kelas IX C SMP Negeri 3 Lumajang Tahun Pelajaran 2019/2020
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan aktivitas belajar renang gaya dada pada siswa kelas IX C, SMP Negeri 3 Lumajang, tahun pelajaran 2019/2020, melalui model pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas 12 siswa putri dan 19 siswa putra. Teknik pengumpulan data dengan obeservasi dan penilaian hasil belajar serta ketangkasan renang gaya dada. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif yang didasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan: (1) Model pembelajaran langsung menggunakan media video, sangat baik untuk meningkatkan aktivitas belajar renang gaya dada. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I, siklus II dan siklus III. Pada siklus I aktivitas siswa yang meiliputi ketangkasan dan kemampuan renang gaya dada pada kategori baik sebesar 9,68% dan 6,45%. Pada siklus III ketangkasan renang gaya dada siswa dalam kategori baik meningkat menjadi 16,13% sedangkan kemampuan renang gaya dada dalam kategori baik sekali sebesar 16,13%. Pada siklus III ketangkasan renang gaya dada siswa pada kategori baik meningkat menjadi 29,03%, sedangkan kemampuan renang gaya dada pada kategori baik sekali meningkat 51,61%. (2) Model pembelajaran langsung menggunakan media video, sangat baik untuk meningkatkan hasil belajar renang gaya dada siswa kelas IX C SMP Negeri 3 Lumajang. Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I, siklus II dan siklus III. Hasil belajar renang gaya dada pada siklus I pada kategori baik adalah 6,45% jumlah siswa yang tuntas adalah 21 siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan prosentase hasil belajar siswa pada kategori Baik Sekali sebesar 12,90%, sedangkan siswa yang tuntas 24 siswa. Pada siklus III terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada ketegori baik sekali sebesar 61,29% sedangkan siswa yang tuntas 30 Siswa.
References
Arief S Sadiman. 2002. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Arsyad Azhar. 2004. Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Aqib Zainal. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : Yrama Widya
Baharuddin. 2009. Teori Belajar Dan Pembelajaran. Jogjakarta : Al Ruzz Media
Budiningsih. 2005. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta
Daniel Muijs. 2008. Effective Teaching. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Haller, David. 2008. Belajar Berenang. Bandung : Pionir Jaya
Hamzah B Uno. 2008. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta : Bumi Aksara
M. Furqon Hidayatullah. 2009.Guru Sejati Membangun Insan Berkarakter Kuat dan Cerdas.Surakarta : Yuma Pustaka
Muhajir. 2005. Pendidikan Jasmani Teori Dan Praktek SMP. Jakarta : Erlangga
Mulyani Sumantri. 2001. Startegi Belajar Mengajar.Bandung : CV Maulana
Mulyasa. 2009. Praktek Penelitian Tindakan Kelas. Bandung : Remaja Rosda Karya
Nana Sudaja. 2001. Media Pengajaran. Bandung : Sinar Baru Algensindo
Susilo. 2007. Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta. Pustaka Book Bublisher.
Copyright (c) 2020 JIPV

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views : 88



