Peningkatan Minat Belajar Bidang Bimbingan Sosial Materi Berkomunikasi Secara Sehat Dan Dinamis Dengan Teman Sebaya Melalui Model Pembelajaran Media Pendidikan Pada Siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 4 Ngawi Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020
Abstract
Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah Penggunaan Media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VIII H SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi ? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui apakah terdapat peningkatan penggunaan Media pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VIII H SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi. Memberikan kesamaan pengalaman kepada siswa tentang peristiwa-peristiwa di lingkungan mereka, sehingga konsep tujuan yang direncanakan guru akan lebih baik bila dibandingkan dengan pemahaman isi pelajaran yang berbeda dari setiap siswa. Digunakan untuk perorangan, kelompok, atau kelompok yang besar jumlahnya, dengan memiliki tiga fungsi utama diantaranya, (a) memotivasi minat dan tindakan, (b) menyajikan informasi, dan (c) member instruksi. Akhirnya terdapat peningkatan minat belajar karena mereka dapat menghubungkan materi dengan pengalaman belajar yang mereka dapat dalam kehidupan sehari-hari, hal ini terbukti dari hasil evaluasi siswa meningkat, prasiklus hanya 66,56, pada siklusi 1 meningkat menjadi 78,13, dan pada siklus II meningkat menjadi 86,88, sehingga pada siklus II penelitian dihnyatakan berhasil.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Media Pendidikan dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar siswa kelas VIII H di SMP Negeri 4 Ngawi, Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif berkomunikasi secara sehat dan dinamis dengan teman sebaya
References
Arsyad, A. 2003. Media Pengajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Daryanto dan Mohammad Farid, Bimbingan Konseling Pandual Guru BK dan Guru Umum (Yogyakarta: Gava Media, 2015), 3.
E-lamalik, O. 1994. Media Pendidikan. (Cetatkan ke-7). Bandung: Penerbit PT Citra Aditya Abadi
Kemp, J., E., dttn Dayton, I)., K. 1985. Planning dan Produrcing Instructional Media. (Fifth Edition). New York: Harper & Row, Publisher.
Miles, M. B., :S Hubermen, A.M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tietjep Rohendi Rohidi. Universitas Indonesia, Jakarta
Moleong, L. J. 2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja ' Rosdakarya.
Mochamad Nursalim, Pengembangan Profesi Bimbingan dan Konseling (Jakarta: Erlangga, 2015), 18.
Muhamad Irham dan Novan Ardy Wiyani, Bimbingan & Konseling (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media,2014), 67-68
Nasution, S. 1988. Metode Penelitian Nuturalistik Kualitatif. Bandung: Penerbit Tarsito
Rasimin dan Muhamad Hamdi, Bimbingan dan Konseling Kelompok (Jakarta: Bumi Aksara, 2018), 3
Sudjana, N. dan Rival, A. 1990. Media Pengajaran. Bandung: Penerbit CV. Sinar Baru Bandung.
Wardati dan Mohammad Jauhar, Implementasi Bimbingan Konseling di Sekolah (Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2011), 29
Zuriah, N. 2003. Penelitian Tidakan dalam Bidang Pendidikun dan Sosial. Edisi Pertama. Malang: Bayu Media Publishing
Copyright (c) 2022 JMM

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views : 61



