Peningkatan Hasil Belajar Menceritakan Tokoh Sejarah Masa Hindu-Budha Dan Islam Di Indonesia Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Siswa Kelas V SDN Kauman 2 Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang

  • Sunarmiati Sunarmiati SDN Kauman 2 Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang
Keywords: hasil belajar, tokoh sejarah masa Hindu-Budha dan Islam, Two Stay Two Stray

Abstract

Proses belajar mengajar yang berkembang di kelas umumnya ditentukan oleh peran guru dan siswa sebagai individu-individu yang terlibat langsung di dalam proses tersebut. Prestasi belajar siswa itu sendiri sedikit banyak tergantung pada cara guru menyampaikan pelajaran pada anak didiknya. Oleh karena itu kemampuan serta kesiapan guru dalam mengajar memegang peranan penting bagi keberhasilan proses belajar mengajar pada siswa. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan antara prestasi belajar siswa dengan metode mengajar yang digunakan oleh guru. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya pada kompetensi dasar Menceritakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia sangat rendah, yakni 42,86% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 66,67. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menceritakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 3 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Menceritakan tokoh-tokoh sejarah pada masa Hindu-Budha dan Islam di Indonesia melalui metode Two Stay Two Stray pada siswa Kelas V SDN Kauman 2 Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray dalam meningkatkan kemampuan Ilmu Pengetahuan Sosial ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 70,00; siklusĀ  II 75,48; dan siklus III 79,76. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 61,91%, siklus II 76,19%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.

References

Arend, Ruchardl. 2005. Learninng to Teach. Jakarta : Pustaka Pelajar.

Bogdan, R.C. & Biklen, S. K. 1982. Qualitative Reseach in Education. Boston : Allyn & Bacon.

Guba, E. G. & Lincoln, Y. S. 1981. Effective Evaluation. San Francisco : Jossey Bass Publishers.

Ghony, Djunaidi. 2005. Penelitian Tindakan Kelas. Malang : UIN Malang-Press.

Hamalik, O. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Hamalik, O. 2001. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Miles, M. B., & Hubermen, A. M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta : Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Spradley, J. P. 1980. Participant Observation. New : York : Holt, Rinehart and Winston.

Uno, Hamzah. 2004. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Published
2019-05-10
How to Cite
Sunarmiati, S. (2019). Peningkatan Hasil Belajar Menceritakan Tokoh Sejarah Masa Hindu-Budha Dan Islam Di Indonesia Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Siswa Kelas V SDN Kauman 2 Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK), 2(2), 45-53. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/312

Article metrics

Abstract views : 136