Peningkatan Keterampilan Mempraktikkan Permainan Bola Voli Pada Mata Pelajaran Penjasorkes Melalui Pendekatan Model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas VI SDN Keper Kecamatan Krembung

  • Satuman Satuman Sekolah Dasar Negeri Keper Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo
Keywords: keterampilan, bola voli, Rotating Trio Exchange

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di Kelas VI SDN Keper Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo, maka diperoleh data rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Terbukti dari data mean skor 57,11 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar hanya 52,85% dengan standar ketuntasan minimal ditetapkan 75. Diharapkan dengan adanya penerapan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange ini terjadi peningkatan hasil belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, mean skor meningkat menjadi 75 atau lebih dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 75% dari keseluruhan jumlah siswa di Kelas VI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam 3 siklus, tiap siklus terdiri atas 1 pertemuan dan tiap pertemuan dilaksanakan selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit), dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan jurnal. Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Meningkatkan keterampilan permainan bola voli pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan melalui pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas VI SDN Keper Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar dapat ditingkatkan dengan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kenaikan nilai rerata kelas dalam setiap siklusnya. Masing-masing siklus I sebesar 73,46, siklus II sebesar 78,85 dan siklus III 84,62. Selain itu peningkatan ini juga didukung dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 61,54%, siklus II meningkat menjadi 84,62% dan siklus III meningkat dengan pesat sebesar 96,15%.

References

Arifin, I. 1998. Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengelola Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar Berprestasi. Desertasi Tidak Dipublikasikan. Program Pasca Sarjana IKIP Malang.

Bafadal, I. 1994. Proses Perubahan di Sekolah. Desertasi Tidak Dipublikasikan. Program Pasca Sarjana IKIP Malang.

Bogdan, R.C. & Biklen, S.K. 1982. Qualitative Research In Education. Boston: Allyn & Bacon.

Guba, E.G. & Lincoln, Y.S. 1981. Effective Evaluation. San Fransisco: Jossey-Bass Publishers.

Hamalik, O. 2001. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hamalik, O. 2002. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Miles, M.B., & Hubermen, A.M. 1984. Analisis Data Qualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Universitas Indonesia Jakarta.

Moleong, L. J. 1995. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Moleong, L. J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Nurhadi, & Senduk, G., A., 2003. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang

Spradley, J.P. 1980. Participant Observation. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Zuriah, N. 2003. Penelitian Tindakan dalam Bidang Pendidikan dan Sosial. Edisi Pertama. Malang: Bayu Media Publishing.

Published
2019-08-21
How to Cite
Satuman, S. (2019). Peningkatan Keterampilan Mempraktikkan Permainan Bola Voli Pada Mata Pelajaran Penjasorkes Melalui Pendekatan Model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas VI SDN Keper Kecamatan Krembung. Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK), 2(3), 36-43. Retrieved from https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/380

Article metrics

Abstract views : 56