Penerapan Metode Demonstrasi Sebagai Strategi Peningkatan Hasil Belajar Pengolahan Dan Penyajian Makanan Indonesia Di Kelas XIA2 SMK Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2017/2018
Abstract
Tujuan yang hendak dicapai adalah: (1) Untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dalam pengolahan dan penyajian makanan Indonesia dengan metode demonstrasi; (2) Untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam pengolahan dan penyajian makanan Indonesia dengan metode demonstrasi; (3) Untuk mengetahui besar peningkatan aktivitas dan kemampuan pengolahan dan penyajian makanan Indonesia dengan metode demonstrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SMK Negeri 2 Ponorogo, dengan subjek siswa Kelas XIA2 berjumlah siswa 30 anak. Proses penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi empat tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, serta tahap analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa: (1) Aktivitas guru dan kegiatan belajar-mengajar dengan menerapkan metode Demonstrasi dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia menunjukkan adanya peningkatan dan menjadi lebih baik. Guru dapat menerapkan metode Demonstrasi dengan baik, yaitu membantu siswa menemukan masalah dan idenya sendiri dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia. Hal ini dapat ditunjukkan dengan skor yang diperoleh, yaitu siklus I (4,88%) dan siklus II (15,38%); (2) Penerapan metode Demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan dan hasil belajar siswa Kelas XIA2 SMK Negeri 2 Ponorogo dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia. Peningkatan ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siklus I (72,02) dan siklus II (79,32); (3) Dengan diterapkan metode Demonstrasi dalam pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia, siswa memberikan respon yang positif karena ini dapat dilihat dari pendapat siswa yang sngat senang dan antusias dalam mengikuti pembelajaran pengolahan dan penyajian makanan Indonesia selama dua siklus.
References
Akhadiah, Subarti, dkk. 1997. Ketrampilan Mengarang. Depdikbud.
Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Bahasa Indonesia Sekolah Menengah Atas. Jakarta.
Effendi, Uchjana Onong. 1992. Hubungan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ibrahim, R dan Nana Syaodih S. 2003. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Musaba, Zulkifli. 1994. T erampil Mengarang. Banjarmasin: Sarjana Indonesia.
Nur, Muhammad. 2001. Pendekatan Konstruktivistik. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA.
Nurgiantoro, Burhan. 1987. Penilaian Dalam Pengajaran Bahasa Dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.
Sudjana, Nana. 2005. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Suryanto, Alex dan Verly, Anita. 2004. Membangun Kompetensi. Jakarta: Esis.
Suyatno. 2004. Teknik Pembelajaran Bahasa Dan Sastra. Surabaya: SIC.
Tarigan, Henri Guntur. 1994. Mengarang. Jakarta: Balai Pustaka.
Tim Penyusun. 2006.Paduan Penulisan Dan Penilaian Skripsi. Surabaya: UNESA.
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Copyright (c) 2020 JUREVDIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views : 122




