Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK <p style="text-align: justify;">Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 9 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah. Jurnal ini terbit setiap 4 (empat) bulan dan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun.</p> <div style="background-color: #f0ffff; border: 1px solid #7FFFD4; border-radius: 1px;"> <ul> <li><span style="font-size: medium;"> <span style="font-family: 'gadugi', 'avant garde';">Judul</span><span style="font-family: 'gadugi', 'avant garde';"> Jurnal : <strong>Jurnal Revolusi Pendidikan</strong></span></span></li> <li class="show" style="line-height: 24px;"><span style="font-size: medium; font-family: 'gadugi', 'avant garde';"> Diterbitkan Oleh: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Madiun</span></li> <li class="show" style="line-height: 24px;"><span style="font-size: medium; font-family: 'gadugi', 'avant garde';"> Initial : JUREVDIK</span></li> <li class="show" style="line-height: 24px;"><span style="font-size: medium; font-family: 'gadugi', 'avant garde';"> Frequency : 3 issues per year</span></li> <li class="show" style="line-height: 24px;"><span style="font-size: medium; font-family: 'gadugi', 'avant garde';"> Online ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1547045085" target="_blank" rel="noopener">2655-9005</a></span></li> <li class="show" style="line-height: 24px;"><span style="font-size: medium; font-family: 'gadugi', 'avant garde';"> Print ISSN : <a href="http://u.lipi.go.id/1519311818" target="_blank" rel="noopener">2615-4595</a></span></li> </ul> </div> PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN en-US Jurnal Revolusi Pendidikan (JUREVDIK) 2615-4595 Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Pada Kompetensi Dasar Mendiskripsikan Hubungan Struktural Dan Fungsional Pemerintah Pusat Dan Daerah Melalui Teknik Pictoral Riddle Approach Learning Pada Siswa Kelas X-IPS-B Semester Ganjil Di SMA https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1451 <p style="text-align: justify;">Dengan menggunakan prinsip Teknik <em>Pictoral Riddle Approach Learning</em> pada siklus I ini sudah menunjukkan penguasaan mengalami peningkatan, tetapi penguasaan yang telah dicapai itu sebenarnya masih perlu ditingkatkan lagi. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya siswa yang sudah mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Pada data dapat diperoleh bahwa baru 63,27% siswa yang mencapai penguasaan 65 atau lebih. Sedangkan suatu kelompok (kelas) dikatakan tuntas apabila paling rendah 85% siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih. Penyebab sehingga masih kurang siswa yang mencapai skor penguasaan 65 atau lebih, diantaranya adalah siswa yang aktif masih didominasi oleh siswa tertentu. Mereka yang aktif itu pada umumnya juga yang aktif pada pertemuan­pertemuan sebelumnya. Pada siklus kedua ini, rata-rata skor penguasaan siswa semakin meningkat. Rata-rata itu meningkat dari 66,92 yang dicapai Pada Siklus I ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil prestasi belajar siswa secara rata rata sebesar 63.09 (63 %). Karena masih berada dibawah KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka Penelitian ini perlu dilakukan pada kegiatan Siklus ke II, Pada Siklus II ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil prestasi belajar siswa secara rata rata sebesar 65.15 (65 %). Karena masih berada dibawah KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka Penelitian ini perlu dilakukan pada kegiatan Siklus ke III. Pada Siklus III ini dapat disimpulkan bahwa dari hasil prestasi belajar siswa secara rata rata sebesar 78.65 (79 %). Karena masih berada diatas KKM yang ditentukan sebesar 75 (75%). Maka Penelitian ini tidak perlu dilakukan pada kegiatan Siklus berikutnya. Sehingga dalam Penelitian dinyatan Berhasil dan Tuntas.</p> Ani Sibarani ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 1 7 Meningkatkan Hasil Prestasi Belajar Biologi Melalui Visual Activities Learning Sebagai Metode Pembelajaran Siswa Kelas XI-MIPA-2 Semester Ganjil Di SMA Negeri 2 Bontang, Kota Bontang Pada Tahun Pelajaran 2019/2020. https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1452 <p style="text-align: justify;">Dengan menggunakan metode <em>Visual Activities Learning</em> (Pembelajaran yang mengembangkan kegiatan untuk membaca, demonstrasi, memperhatikan dan melakukan percobaan) dapat berjalan dengan optimal. Kemampuan dasar pada materi pembelajaran hubungan pemerintahan pusat dan daerah dapat tercapai dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada hasil evaluasi siswa yang mencapai ketuntasan 78,35%. Pada Siklus I hasil aktifitas siswa yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 22 (62,85%) dan sedang sebanyak 7 (20,00%) serta sebanyak 8 (17,14%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 12 (34,28,57%), yang memiliki perhatian sebanyak 8 (22,85%) dan perhatian kurang 15 (42,85%). Pada Siklus II yang memiliki hasil data di atas dapat kita lihat dari hasil aktifitas siswa yang memiliki aktifitas baik dalam kegiatan belajar sebanyak 38 (80,00%) dan sedang sebanyak 3 (8,57%) serta sebanyak 4 (11,42%) menunjukkan aktifitas kurang. Sedangkan hasil pengamatan dari sudut perhatian siswa dalam kegiatan belajar, siswa yang memiliki perhatian baik sebanyak 23 (65,71%), perhatian orang tua sebanyak 7 (20,00%) dan perhatian kurang 5 (14,28%). Dari data di atas dapat kita simpulkan bahwa dengan metode <em>Visual Activities Learning</em> &nbsp;dapat meningkatkan aktifitas dan perhatian siswa pada pelajaran Biologi. Dengan menggunakan metode <em>Visual Activities Learning</em> &nbsp;tersebut dinyatakan Tuntas. Maka tidak perlu diadakan kegiatan penelitian pada siklus berikutnya.</p> Pamrih Hastuti Susana ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 8 12 Peningkatan Hasil Dalam Belajar IPA Materi Ciri Khusus Pada Hewan Melalui Metode Peer Teaching https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1453 <p style="text-align: justify;">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar IPA materi ciri khisis pada hewan melalui metode <em>Peer Teaching </em>pada siswa kelas VI SD Negeri Banyakan 2 Kecamatan Banyaakan ,kabupaten Kediri. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, selama 3 bulan mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan 28 Oktober 2017, dengan subyek 20 siswa. Hasil belajar pada siklus I, rata-rata kelas adalah 74,25 dengan persentse ketuntasan 65,00% (13 siswa) telah mencapai angka ketuntasan belajar. Pada siklus II, rata-rata kelas menjadi 83,25 dengan pesentase ketntasan 90,00% (18) siswa telah mencapai angka ketuntasan belajar. Sedangkan yang tidak tuntas pada siklus I adalah 35,00% (7) siswa, pada siklus II tinggal 2 siswa (10,00%). Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa melalui metode <em>Peer Teaching </em>dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi ciri khusus pada hewan pada siswa kelas VI SD Negeri Banyakan 2 Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Semester I Tahun Pejaran 2017/2018.</p> Subroto Subroto ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 13 18 Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Karakteristik Geografis Dan Kehidupan Di Wilayah Asean Dengan Metode Think-Pair-Share Siswa Kelas VI SDN 3 Wates Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019 https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1454 <p style="text-align: justify;">Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran dalam menyampaikan materi pelajaran agar diperoleh peningkatan prestasi belajar, salah satunya dengan pembelajaraan kooperatif dengan pendekatan struktural <em>Think-pair-share</em>. Berdasarkan hal tersebut rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : Adakah peningkatan kemampuan Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN dengan metode <em>think-pair-share</em> siswa kelas VI SDN 3 Wates Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean atau rata-rata. Penelitian ini memperoleh kesimpulan : 1) Terjadi perubahan tingkah laku pada sebagain besar siswa ke arah yang lebih baik, diantaranya adalah minat belajar, keingintahuan, motivasi, keberanian melakukan tindakan (<em>psikomotorik</em>), keberanian menyampaikan pendapat (<em>afektif</em>) baik secara individu maupun kelompok. 2) Terjadi perubahan yang signifikan pada hasil belajar (prestasi) dari Siklus I sampai dengan Siklus III. 3) Terjadi perubahan kinerja guru menjadi lebih baik; diantaranya adalah kreatifitas menyusun bahan ajar, peranan guru, dan inovatif dalam mengelola kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil penilaian dan pengamatan siswa guru menunjukkan bahwa dengan menggunakan <em>think-pair-share</em> dapat membantu siswa dalam meningkatkan memahami pelajaran IPS pada kompetensi dasar Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. Hal ini berdasarkan Data perbandingan nilai rata-rata setiap siklus : Siklus I : 71. Siklus II : 81. Siklus III : 89. Perbandingan ketuntasan belajar : Siklus I : 40%. Siklus II : 70%. Siklus III : 100%.</p> Nuryati Nuryati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 19 25 Perencanaan Merdeka Belajar Berbasis Literasi Dalam Pembelajaran Di UPT SMP Negeri 1 Udanawu Kabupaten Blitar Semester Ii Tahun Pelajaran 2021/2022 https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1455 <p style="text-align: justify;">Perencanaan merdeka belajar berbasis literasi penting untuk diterapkan di dalam proses pembelajaran. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan <em>(field research)</em>. Metode yang digunakan oleh peneliti untuk menguji keabsahan data adalah teknik triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, ‎Perencanaan dalam program merdeka belajar berbasis literasi pada pembelajaran di UPT SMP Negeri 1 Udanawu Kabupaten Blitar dengan cara mengadakan musyawarah dengan berbagai unsur terkait. Perencanaan pembelajaran yang akan dilakukan di dalam kelas dan diluar. Perencanaan pembelajaran didalam kelas meliputi : Pemetaan langkah-langkah kearah tujuan yang didalamnya tercakup unsur-unsur tujuan mengajar yang diharapkan, materi atau bahan pelajaran yang akan diberikan, strategi atau metode mengajar yang akan diterapkan dan prosedur evaluasi yang dilakukan untuk menilai hasil belajar siswa. Perencanaan pembelajaran diluar kelas meliputi tahapan-tahapan dalam merealisasi program-program literasi sekolah melalui membaca, menulis dan belajar bersama yaitu dengan melakukan pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran. Perencanaan dalam pembelajarannya dengan melakukan gerakan literasi yang mempunyai 2 tujuan, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Kendala-kendala Perencanaan dalam program merdeka belajar berbasis literasi pada pembelajaran di UPT SMP Negeri 1 Udanawu Kabupaten Blitar terdiri dari 3 kendala yaitu : 1) minimnya Sumber Daya Manusia yang dapat memahami program literasi dengan baik dan benar, 2) waktu pelaksanaan kegiatan literasi di sekolah dan 3) perpustakaan sekolah hanya terbatas pada perpustakaan sekolah, dan koleksi perpustakaanya hanya menyediakan buku sekolah, sedikit sekali buku tambahan lain‎.</p> Heri Sasmito ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 26 33 Pengaruh Model Pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) Dapat Meningkatkan Kompetensi Guru Memanfaatkan Alat Peraga Dalam Pembelajaran Di SMP Negeri 1 Geneng Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022 https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1456 <p style="text-align: justify;">Pembelajaran yang terjadi di SMP Negeri 1 Geneng, Ngawi secara umum dalam melaksanakan pembelajaran masih kurang optimal. Indikasinya banyak guru yang belum melaksanakan pembelajaran dengan media secara tepat, sehingga siswa kesulitan dalam menerima pelajaran&nbsp; serta&nbsp; nilai kegiatan mengajar guru pun masih rendah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan sekolah. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Geneng. Waktu yang digunakan dalam penelitian ini adalah selama 1 (satu) bulan, yakni bulan September 2021. Adupun jumlah subjek penelitian tindakan sekolah ini adalah semua guru SMP Negeri 1 Geneng yang berjumlah 14 guru. Pengambilan data dilakukan dengan Model Pembelajaran <em>Means-Ends Analysis (MEA)</em>. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pelatihan penerapan alat peraga dalam meningkatkan kualitas pembelajaran tampaknya mampu meningkatkan kompetensi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika di rata-rata prosentase kegiatan belajar mengajar mengalami kenaikan sebesar 18,57% yakni jika siklus I sebesar 68,57% maka pada siklus II menjadi 87,14%. Hal ini menunjukkan bahwa pengajaran dengan alat peraga efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pelatihan penggunaan&nbsp; alat peraga selain meningkatkan motivasi guru juga mampu meningkatkan jumlah guru dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan alat peraga, dari 14 guru SMP Negeri 1 Geneng, indikasinya, jika siklus I guru yang menggunakan alat peraga sebanyak 11 guru atau 78,57% maka pada siklus II meningkat menjadi 12 atau 85,71%. Dengan hasil ini maka dapat dipastikan bahwa pelatihan penggunaan alat peraga mampu meningkatkan jumlah guru dalam pemakaian alat peraga pada pembelajaran sehingga nilai pelaksanaan pembelajaran pun dapat ditingkatkan secara optimal, yaitu nilai rata-rata 80,43 pada siklus I menjadi 85,93 pada siklus II. Kepada semua guru di SMP Negeri 1 Geneng, dengan hasil ini diharapkan hendaknya selalu berusaha meningkatkan kemampuan diri dalam pembelajaran karena hanya dengan pembelajaran yang berkualitas maka tujuan pendidikan akan tercapai secara optimal.</p> Siswoto Siswoto ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 34 40 Penerapan Model Pembelajaran Visualization Auditory Kinestetic (VAK) Dapat Meningkatkan Kreativitas Guru Dalam Mengelola Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar Di SDN Banjarbanggi 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2021/2022 https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1457 <p style="text-align: justify;">Dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar maka implementasi Model Pembelajaran <em>Visualization Auditory Kinestetic</em> <em>(VAK)</em> akan memungkinkan siswa bisa mengembangkan kreativitas, motivasi dan partisipasinya dalam pembelajaran. Dari hasil pantauan&nbsp; peneliti selaku kepala sekolah, selama ini&nbsp; para guru di Sekolah Dasar Negeri Banjarbanggi 1 Kecamatan&nbsp; Pitu&nbsp; Kabupaten Ngawi, sangat jarang dan bahkan tidak pernah memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar.Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah yang direncanakan dilaksanakan dalam dua siklus,dimana setiap siklusnya dilaksanakan dalam dua sampai tiga kali pertemuan. Adapun subyek penelitian ini adalah guru-guru di Sekolah Dasar Negeri Banjarbanggi 1 Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi, hal ini terbukti dari prosentase ketuntasan secara klasikal yang diperoleh guru pada pra siklus sebesar (62,50%), pada&nbsp; siklus I menjadi&nbsp; (75,00%)&nbsp; pada siklus II menjadi (87,50%), dan rata-rata observasi yang diperoleh guru dari pra siklus ( 67%), siklus I (78%), meningkat pada siklus II (88%), sehingga Model Pembelajaran <em>Visualization Auditory Kinestetic</em> <em>(VAK)</em> sangat membantu guru dan disukai karena meningkatkan kemandirian mengajar guru dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajar.</p> Suwanti Suwanti ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 41 47 Penerapan Model Pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi Persamaan Dari Suatu Barisan Bilangan Pada Siswa Kelas VIII C Di SMP Negeri 3 Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1458 <p style="text-align: justify;">Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar Matematika materi persamaan dari suatu barisan bilangan melalui Model Pembelajaran <em>Survey, Question, Read, Recite, Review</em> <em>(SQ3R)</em> pada siswa kelas VIII C Di SMP Negeri 3 Karangjati&nbsp; Kabupaten Ngawi&nbsp; Tahun&nbsp; Pelajaran 2021/2022? Tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar Matematika materi persamaan dari suatu barisan bilangan melalui Model Pembelajaran <em>Survey, Question, Read, Recite, Review</em> <em>(SQ3R)</em>. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (<em>action research</em>) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII C, di SMP Negeri 3 &nbsp;Kabupaten Ngawi. Penerapan penerapan Model Pembelajaran <em>Survey, Question, Read, Recite, Review</em> <em>(SQ3R)</em> dapat meningkatkan motivasi belajar Matematika materi persamaan dari suatu barisan bilangan pada siswa kelas VIII C Di SMP Negeri 3 Karangjati, hal ini terbukti rata-rata hasil belajar meningkat dari siklus I, II, dan III yaitu masing-masing 77,34, 82,97, dan 86,88 dan prosentase ketuntasan belajar secara klasikal meningkat dari siklus I, II, dan III yaitu masing-masing 78,13%, 81,25%, dan 90,63%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran <em>Survey, Question, Read, Recite, Review</em> <em>(SQ3R)</em> dapat berdampak positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa kelas VIII C di SMP&nbsp; Negeri 3 Karangjati Kabupaten Ngawi, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika.</p> Nyamik Purwaningsih ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 48 55 Peningkatan Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Dengan Metode Langsung Di Kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Tahun Pelajaran 2017/2018 https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1459 <p>Dalam pelaksanaan ulangan harian (formatif) dengan Kriteria Ketuntasan Minimal 68 pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Perkembangbiakan Tumbuhan di kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 dapat diketahui bahwa dari 38 siswa, ada 60% siswa yang malas mengerjakan tugas, dan 40% siswa bisa mgerjakan tugas dengan cukup baik. Hal tersebut merupakan indikator bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan guru kurang berhasil, sehingga untuk mengetahui penyebab ketidakberhasilan tersebut perlu diadakan penelitian tindakan kelas, agar dapat dibuat rencana perbaikan pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : untuk memperoleh jawaban yang konkrit, dan memuaskan dalam pembelajaran materi perkembangbiakan tumbuhan dalam hal-hal berikut ini : (1)</p> <table style="height: 16px;" width="5"> <tbody> <tr> <td width="57">&nbsp;</td> </tr> </tbody> </table> <p>Untuk mengetahui teknik pembelajaran langsung agar materi perkembangbiakan generatif tumbuhan bisa disampaikan dengan menarik bagi siswa di SDN&nbsp; Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. (2). Untuk mengetahui teknik pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkembangbiakan generatif tumbuhan bagi siswa kelas VI SDN&nbsp; Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Analisis ketuntasan hasil belajar pada siklus 1 mencapai 71% atau 27 siswa dengan nilai rata-rata 76, dan pada siklus 2 mencapai 92% atau 35 siswa dengan nilai rata-rata 85. Berdasarkan analisis ketuntasan belajar pada siklus 2 maka dapat dikatakan bahwa siswa kelas VI SDN Banyuputih Lor 02 Kecamatan Randuagung telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal.</p> Juliha Juliha ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 56 61 Peningkatan Motivasi Dan Kemampuan Menulis Teks Ulasan Melalui Metode Investigasi Kelompok Pada Siswa Kelas VIII-A Di SMP Negeri 3 Karangjati Tahun Pelajaran 2019-2020 https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1460 <p style="text-align: justify;">Penelitian tindakan kelas ini disusun untuk memenuhi persyaratan angka kredit pengembangan profesi jabatan fungsional guru dalam golongan IV/c, selain itu juga untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan menulis teks ulasan&nbsp; melalui metode investigasi kelompok pada siswa kelas VIII-A di SMP Negeri 3 Karangjati. Penelitian tindakan kelas ini membahas dua permasalahan yaitu (1) Bagaimanakah upaya meningkatkan motivasi belajar menulis teks ulasan melalui metode investigasi kelompok pada siswa kelas VIII-A di SMP Negeri 3 Karangjati tahun pelajaran 2019-2020? (2)Bagaimanakah upaya meningkatkan kemampuan menulis teks ulasan melalui metode investigasi kelompok pada siswa kelas VIII-A di SMP Negeri 3 Karangjati tahun pelajaran 2019-2020? Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Karangjati. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A semester genap tahun pelajaran 2019-2020 yang berjumlah 32 siswa terdiri atas 18 putra dan 14 putri. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan yang dimulai bulan Januari 2020. Penelitian ini menggunakan dua siklus.Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode investigasi kelompok pada siklus I rata-rata motivasi siswa menunjukkan angka 56,3(cukup)sedangkan pada siklus II rata-rata motivasi mencapai 75,6%(tinggi) dan kemampuan siswa dalam menulis teks ulasan dapat ditingkatkan. Peningkatan tersebut diindikasikan jika pada siklus I ketuntasan mencapai 78% dengan rata-rata klasikal mencapai 73,4,pada siklus II meningkat menjadi 87% dengan rata-rata klasikalmencapai 77,5 . Ketidak tuntasan mengalami penurunan yakni jika siklus I sebesar&nbsp; 22% turun menjadi 13% pada siklus II. Dengan hasil ini maka penerapan metode Investigasi kelompok dipastikan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.</p> Winarti Winarti ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 62 67 Upaya Peningkatan Pengelolaan Sekolah Dalam Memanfaatkan Teknologi Informasi Sebagai Sumber Belajar Melalui Bimbingan Pengawas Di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo https://ejurnalkotamadiun.com/index.php/JUREVDIK/article/view/1461 <p style="text-align: justify;">Sejalan dengan tujuan dari kegiatan penelitian adalah mengetahui peningkatan pengelolaan sekolah dalam memanfaatkan Teknologi Informasi sebagai sumber belajar melalui bimbingan pengawas di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo. Teknologi Informasi ini akan memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran terutama yang dilakukan pada sekolah-sekolah negeri dan swasta. Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya kebutuhan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak semuanya diperoleh dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini dirancang dalam bentuk Penelitian Tindakan Sekolah, pelaksanaan penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus kegiatan. Subyek penelitian ini adalah guru-guru di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo dengan jumlah 23 orang guru, yang dijadikan sebagai sampel/subyek penelitian. Yang masih aktif mengajar pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Adapun hasil analisis dari masing-masing hasil penelitian yang dilakukan dengan memperhatikan hasil ini adalah : Kegiatan pada siklus I hasil yang diperoleh milai skor terendah 50, nilai skor tertinggi 85, setelah dilakukan analisis data maka diketahui derajat penguasaan katagori sangat kurang sejumlah 1 guru atau 4,35%katagori kurang sebanyak 3 guru atau 13,04% cukup sejumlah 10 guru atau 43,78% katagori baik 9 guru atau 39,13%, dengan nilai rata-rata adalah 74,35.Hasil siklus II maka keterangan yang diperoleh derajat penguasaan dengan katagori kurang sejumlah 1 orang atau 4,35 katagori cukup sejumlah 7 guru atau 30,43% katagori baik sejumlah 14 guru atau 60,87% katagori sangat baik sejumlah 1 guru atau 4,35, dengan nilai rata-rata adalah 80,00 sedangkan siklus III maka keterangan yang diperoleh derajat penguasaan dengan katagori cukup sejumlah 3 guru atau 13,04% katagori baik sejumlah 14 guru atau 60,87% sedangkan katagori amat baik sejumlah 6 guru atau 26,09%dengan hasil nilai rata-rata adalah 84,26. Pengelolaan sekolah dalam memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) sebagai sumber belajar melalui bimbingan pengawas di SMA Avisena Jabon Kabupaten Sidoarjo pada siklus I tampak masih ”kurang berhasil, pada siklus II dikatakan ”baik” dan pada siklus III dikatakan “Berhasil dengan baik.A</p> Wiroso Wiroso ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2022-12-26 2022-12-26 5 3 68 73